Kembali Berpartisipasi, 14 Proposal PKM Sukses Disubmit ke SIMBELMAWA

Setelah beberapa tahun vakum dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), mahasiswa Poltekkes Kerta Cendekia kembali menunjukkan geliat akademik yang positif dengan berhasil mensubmit 14 proposal PKM ke laman SIMBELMAWA pada tahun 2026 ini. Capaian tersebut menjadi momentum penting dalam upaya membangun kembali budaya riset dan kreativitas mahasiswa di lingkungan kampus.

PKM merupakan salah satu program unggulan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa sebagai sumber daya yang berorientasi masa depan, melalui transformasi Pendidikan Tinggi sehingga tercipta lulusan unggul, kompetitif, adaptif, fleksibel, produktif, kreatif, inovatif, dan berdaya saing. Partisipasi dalam PKM tidak hanya menjadi indikator keaktifan mahasiswa, tetapi juga mencerminkan kualitas pembinaan akademik di perguruan tinggi.

Keberhasilan submit 14 proposal ini tidak terlepas dari berbagai upaya yang telah dilakukan, mulai dari sosialisasi intensif kepada mahasiswa hingga pendampingan oleh dosen pembimbing secara berkelanjutan. Dukungan dari berbagai pihak, baik Yayasan Kerta Cendekia hingga masing-masing program studi turut berperan besar dalam mendorong mahasiswa untuk berani menuangkan ide-ide kreatif mereka ke dalam proposal PKM.

Beragam skema PKM diikuti dalam pengajuan proposal kali ini, yang mencakup PKM Gagasan Futuristik Tertulis sebanyak 5 proposal, PKM Kewirausahaan sebanyak 3 proposal, PKM Pengabdian Masyarakat sebanyak 3 proposal, PKM Video Gagasan Konstruktif sebanyak 2 proposal, serta PKM Riset Sosial Humaniora sebanyak 1 proposal. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa mulai memiliki keberanian untuk mengeksplorasi berbagai bidang keilmuan serta mengaitkannya dengan permasalahan nyata di masyarakat.

Direktur Poltekkes Kerta Cendekia beserta jajaran menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh mahasiswa dan dosen pembimbing yang telah berkontribusi dalam proses penyusunan hingga pengunggahan proposal. Harapannya capaian ini tidak hanya berhenti pada tahap submit, tetapi juga mampu berlanjut hingga tahap pendanaan dan pelaksanaan program. Harapan di masa yang akan datang, partisipasi dalam PKM dapat terus meningkat baik dari segi kuantitas maupun kualitas proposal. Momentum ini menjadi titik awal kebangkitan tradisi akademik yang lebih kuat, serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi mahasiswa yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *